Share ;)

Jumat, 27 Oktober 2017

  • Jumat, Oktober 27, 2017
  • Bayu
Humas Polresta Sidoarjo

SIDOARJO. Humas Polresta Sidoarjo. Hari ini Polsek Tarik menangkap warga tasikmalaya jawa barat. Diduga melakukan penipuan modus gendam terhadap para korban . Tidak main main korban puluhan orang dengan total uang hampir 1 M. Korban terbanyak di wilayah sidoarjo sedangkan korban dari mojokerto tidak begitu banyak.

Menurut Kapolsek Tarik AKP SUGIANTO membenarkan hari ini telah menangkap seorang yang bernama Toha Mahsun alamat perum sima galih BB 83 RT 4 RW 7 kelurahan sima galih kecamatan indihiang kota tasikmalaya. Dikarnakan banyak laporan dari warga kecamatan tarik yang kena tipu sehingga uang dan perhiasan di berikan pada korban.

Dengan dasar laporan ini pihak kami melacak keberadaan pelaku penipuan. Dan hari ini kanit reskrim polsek tarik menangkap tersangka di jawa barat tepatnya di tasikmalaya.
Tersangka sekarang di amankan di polsek dengan barang bukti. Sepeda montor revo. ATM dan Perhiasan emas.

Polsek terus menerima aduan dari masyarakat terkait kasus ini karna saya dengar warga tarik terbanyak yang kena tipu. Dan ini baru saja ada pelapor dari balongbendo yang kena tipu informasi 200 jt.

Menurut keterangan korban penipuan dengan modus gendam. Yang bernama Aminan SH alamat desa penambangan RT 2 RW 1 Kecamatan balongbendo .

Dengan di dampingi kuasa hukumnya Rpin yuliono SH. Menjelaskan awal mula kejadian kliennya belajar kepada tersangka tentang ilmu. Dan klien saya percaya sama tersangka .Tidak begitu lama dengar sifat dan perilaku tersangka kalau banyak orang yang di tipu langsung klien saya terkejut. Karna apa yang di minta sama tersangka pasti di berikan. Ternyata tersangka sudah pergi dari rumah kosnya pulang ke jawa barat di daerah tasikmalaya. Klien saya terus mengejar tersangka dan hari ini tersangka di tangkap dan di bawa ke Sidoarjo untuk proses hukum.

Harapan saya agar penegak hukum memproses perkara ini karena banyak korban yang di tipu. Apa lagi tersangka menipunya dengan berkedok guru ngaji. Secara langsung sudah mempercemar nama guru ngaji. Ujarnya.




Popular Posts